ASN BPSDMD JALANI TES NARKOBA

Submitted by admin on Tue, 11/14/2017 - 08:01
tes urine

Kupang- Salah seorang komedian yang juga anggota DPR RI, Dedi Gumelar alias Miing Bagito, pernah mengatakan ada tiga hal memang yang sedang mengancam sendi keutuhan NKRI sekarang ini. Pertama adalah korupsi, kedua, terorisme, dan yang terakhir adalah narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan bahwa saat ini Indonesia Darurat Narkoba. Atas dasar warning yang disampaikan oleh BNN, maka pada Senin, 13 November 2017 seluruh PNS dan tenaga kontrak pada BPSDMD diambil urine untuk tes narkoba.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

Tes Narkoba ini merupakan tindaklanjut dari edaran Menteri Dalam Negeri agar pemerintah daerah melakukan tes urine secara berkala. Menurut kasubag PDE, Yohanes T. Lim, tes narkoba ini akan dianggarkan untuk dilaksanakan minimal sekali setahun untuk mengetahui ASN BPSDMD bebas narkoba. Tes narkoba yang baru pertama kali ini dilakukan di BPSDMD ini, BNN Provinsi NTT menugaskan 3 orang untukmengambil urine masing-masing ASN untuk dilakukan pengujian.