Benchmarking Pim IV Angkatan VIII dI Singapura-nya Indonesia

Submitted by admin on Mon, 09/11/2017 - 20:35

Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Jadwal kegiatan dan Kurikulum Diklat Kepemimpinan Tk. IV adalah Benchmarking  ke best practice. Dalam rangka itu, Diklatpim Tk. IV Angkatan VIII Lingkup Pemkab se-NTT melakukan lawatan ke Kota Batam untuk mengadakan kegiatan Benchmarking guna menimbah inovasi di Kota Industri atau yang digadang-gadang sebagai Singapura-nya Indonesia ini.

Pada kesempatan tatap muka dengan Pemkot Batam, Kepala Badan Diklat Provinsi NTT, Drs. Klemens Meba, MM mengutarakan bahwa maksud dan tujuan benchmarking di Kota Batam adalah belajar tentang inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam untuk diadopsi dan diterapkan di NTT. Pada momentum ini, Kepala Badan juga mempromosikan obyek atau destinasi wisata unggulan di bumi Folobamora. Menurut Meba, NTT adalah kepingan surga yang jatuh ke bumi. Sedangkan menurut Fransiskus Xaverius, Kasubid Diklat Kepemimpinan, pemilihan Kota Batam sebagai tempat Benchmarking karena posisi Batam yang sama dengan NTT yang adalah beranda depan Indonesia atau memiliki posisi strategis sebagai wilayah terdepan atau berada di perbatasan negara. 

Benchmarking  ke best practice di Kota Batam ini dilaksanakan selama 5 hari yakni dari tanggal 7 hingga 11 Juni 2016. Sedangkan instansi lokus Benchmarking adalah Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan dan Dinas Koperasi. Adapun widyaiswara pendamping dalam benchmarking ini adalah Daud Amarato dan Ondy Siagian, sedangkan yang menjadi pemimpin rombongan adalah Yosef Meba selaku Kabid Diklat Prajabatan dan Kepemimpinan. Semoga tali silatuhrami dalam bidang Kediklatan dengan Kota Batam ini terus terjalin.